Laman

Senin, 28 November 2011

PROJECT – PROJECT VISUAL BASIC


Project (Proyek)
Proyek adalah file pusat yang mengelola dan mencatat seluruh file-file yang dibutuhkan untuk membentuk suatu aplikasi. File proyek ini akan menyimpan semua komponen, perubahan, serta apa saja yang berhubungan dengan aplikasi. Proyek ini akan disimpan pada file dengan akhiran VBP.
Untuk melihat dan mengelola semua file yang mendukung aplikasi yang kita buat, disediakan sebuah Jendela Project Explorer. Project Explorer ditampilkan dalam bentuk struktur pohon. Kita bisa mengklik tombol bertanda minus (-) untuk menutup cabang, atau tombol bertanda plus (+) untuk membuka / menampilkan cabang. Untuk bekerja pada komponen tertentu, klik ganda pada komponen tersebut. Contoh jika kita memiliki tiga buah form, utnuk menampilkan form yang ingin diedit atau dimanipulasi, klik ganda pada nama form tersebut pada jendela Project Explorer.
Pada bagian atas Project Explorer ini terdapat tiga buah icon yang berfungsi untuk memanipulasi komponen-komponen pada aplikasi Visual Basic. Ketiga tombol tersebut adalah :

TOOLBAR
NAMA
FUNGSI
View Code
Menampilkan Jendela Code
View Object
Menampilkan Jendela Form
Toggle
Folders
Mengubah-ubah tampilan folder pada jendela Project Explore


Pada Project Explorer ditampilkan dua buah aspek penting dari proyek yaitu ;
  1. Nama Internal yang digunakan di dalam proyek. Nama ini yang menjadi identitas dari sebuah objek.
  2. Nama File Eksternal yang digunakan untuk menyimpan komponen-komponen aplikasi. Nama file ini ditulis di dalam tanda kurung pada jendela Project Explorer.
Gambar 1. Project Explorer menampilkan semua file yang mendukung aplikasi

Sebagai contoh pada gambar di atas, aplikasi yang ditampilkan pada Project Explorer mengandung file- file sebagai berikut :

NAMA KOMPONEN
NAMA FILE
KETERANGAN
Project1
StepUp.vbp
File Proyek
Form1
StepUp.frm
File Form
Module1
StepUp.bas
File Modul

Aplikasi di atas memiliki tiga buah file, yaitu file proyek, file untuk form, dan file untuk modul. Pada tabel di atas, nama komponen adalah nama internal yang diberikan sebagai identitas komponen tersebut di dalam Visual Basic. Pada keseluruhan pemrograman nanti, nama inilah yang akan digunakan jika dibutuhkan di dalam proses pemrograman. Tetapi komponen di atas disimpan di dalam hard disk tidak harus dengan nama internalnya. Contoh, komponen form yang memiliki nama internal Form1 disimpan dalam file dengan nama StepUp.frm.
Saat aplikasi disimpan, Visual Basic juga akan meminta menyimpan semua file pendukung aplikasi tersebut. Misalnya file form yang berahiran FRM, file modul yang berakhiran BAS, dsb. Kita bisa memberi nama apa saja untuk file-file ini, tetapi agar tidak membingungkan sebaiknya berilah nama yang masih berhubungan dengan file proyek utama (lihat contoh di atas).

B. DASAR- DASAR VISUAL BASIC CODE
    • WINDOW CODE (JENDELA CODE)
Jendela code adalah salah satu jendela yang penting di dalam Visual Basic. Jendela ini berisi kode-kode program yang merupakan instruksi-instruksi untuk aplikasi visual Basic. Setiap objek pada Visual Basic dapat ditambah dengan kode-kode program untuk melakukan tugas-tugas tertentu, misalnya menutup aplikasi, membatalkan perintah, dan sebagainya
Pada saat menjalankan visual basic, jendela ini tidak akan ditampilkan pada layar. Untuk menampilkannya, ada beberapa cara, yaitu :
  • Pilih menu View > Code
  • Klik ganda objek tertentu pada form window, atau
  • Klik kanan pada komponen yang diinginkan, lalu pilih View Code.
Pada jendela ini ditampilkan tiga hal utama yaitu:
  • Nama Objek/control
  • Nama event : jenis evet yang dialami oleh objek atau control.
  • Metode/kode program : instruksi yang akan dijalankan jika objek tersebut mengalami event tertentu.
Kode – kode program yang ditulis pada jendela Code ini tidak akan dijalankan sebelum kita menjalankan aplikasi (dengan menekan tombol F5). Jadi kita baru akan mengetahui apakah instruksi – instruksi yang diketikkan itu efektif setelah aplikasi dijalankan seluruhnya.

    • PROCEDURE
Procedure digunakan untuk memadatkan tugas-tugas berulang ataupun proses proses yang digunakan bersama, seperti perhitungan yang sering dilakukan , text dan manipulasi kontrol, serta operasi database.
Keuntungan pemakaian procedure dalam program :
  • Procedure memungkinkan untuk memecahkan program pada unit logika yang lebih kecil, sehingga dapat dengan mudah melakukan proses debug daripada jika keseluruhan program tanpa menggunakan procedure.
  • Procedure yang digunakan dalam suatu program dapat bertindak sebagai suatu blok yang dibangun untuk program lain dengan sedikit perubahan atau tanpa perubahan sama sekali.

Ada beberapa jenis procedure yang digunakan dalam Visual Basic :
  • Sub procedure yang tidak mengembalikan nilai.
  • Function procedure yang mengembalikan nilai.
  • Property procedure yang dapat mengembalikan nilai dan diisi nilai yang mengacu pada suatu objek.

  1. Sub Procedure
Syntax penulisan Sub Procedure :
[Private|Public][Static]Sub namaprosedur(argument-argumen)
pernyataan-pernyataan
End Sub
Setiap kali procedure dipanggil, maka pernyataan-pernyataan yang berada di antara Sub dan End Sub akan dijalankan.
Argumen pada procedure adalah nilai yang akan dilewatkan saat pemanggilan procedure.
Sub Procedure dapat dibagi menjadi dua yaitu:
    • General Procedure, procedure yang diaktifkan oleh aplikasi.
    • Event Procedure, procedure yang diaktifkan oleh system sebagai respon terhadap event.
Contoh :
Sub Tengah yang dapat digunakan untuk menampilkan form ke tengah layar, dimana x adalah parameter yang merupakan form yang akan dibuat ke tengah layar.
Sub Tengah(x As Form)
x.Top = (Screen.Height – x.Height) \ 2
x.Left = (Screen.Width – x.Width) \ 2
End Sub
Private Sub Form_Load()
Call Tengah(Me)
End Sub

  1. Function Procedure
Pada Visual Basic telah tersedia berbagai fungsi bawaan seperti Sqr, Cos, dan Chr, tetapi fungsi- fungsi yang tersedia tersebut bersifat umum dan kadang-kadang tidak memenuhi kebutuhan programmer, untuk keperluan tersebut kita dapat menciptakan fungsi-fungsi sendiri yang dikenal dengan Function Procedure.
Syntax penulisan Function Procedure :
[Private|Public][Static]Function namaprocedure
(argument-argumen) [As type]
statements
End Function

Contoh Fungsi ciptaan untuk mengembalikan nama bulan dari suatu tanggal dalam bahasa Indonesia.

Function Bulan(x As Date)
Dim sRet As String

Select Case Month(x)
Case 1 : sRet = “Januari”
Case 2 : sRet = “Februari”
Case 3 : sRet = “Maret”
Case 4 : sRet = “April”
Case 5 : sRet = “Mei”
Case 6 : sRet = “Juni”
Case 7 : sRet = “Juli”
Case 8 : sRet = “Agustus”
Case 9 : sRet = “September”
Case 10 : sRet = “Oktober”
Case 11 : sRet = “Nopember”
Case 12 : sRet = “Desember”
Case Else
sRet = “tidak sah”
End Select

Bulan = sRet

End Function



Referensi :
  1. Peter Norton’s, Guide to Visual Basic 6, SAMS Publishing, 1998
  2. Richard Mansfield, Panduan Berilustrasi Visual Basic dalam Aplikasi, Dinastindo, Jakarta 1995

FORM


Form adalah tempat untuk pembuatan window. Kontrol diletakkan pada form. Kontrol ini misalnya tombol check box, radio button, memo, label, panel, dan sebagainya. Pada form tersedia tombol :
  • Tombol Minimize untuk mengubah window menjadi icon.
  • Tombol Maximize untuk memperbesar ukuran sehingga memenuhi layar monitor pada saat itu tombol berubah menjadi tombol Restore yang berfungsi mengembalikan ke ukuran sebelumnya.
  • Tombol Close untuk menutup window. Jika aplikasi mengandung sebuah window, maka Close sekaligus berfungsi penutup program.

Mengaktifkan Form

Untuk mengaktifkan form ada beberapa cara, yaitu :
  • Klik tombol View Object pada Window Project
  • Dari menu View klik perintah Object
  • Tekan tombol Shift + F7 pada keyboard



Event Form

Event
Keterangan
Active
Terjadi saat sebuah form menjadi window aktif
Click
Terjadi saat pemakai mengklik form
DbClick
Terjadi saat pemakai melakukan klik ganda form
Deaactive
Terjadi saat form lain menjadi window aktif
DragDrop
Terjadi saat proses drag melewati form selesai
DragOver
Terjadi saat proses drag melewati form
GotFocus
Terjadi saat form mendapat focus
KeyDown
Terjadi saat pemakai menekan keyboard dan property KeyPreview kontrol pada form bernilai True. Sebaliknya, kontrol akan memakai event KeyDown
KeyPress
Terjadi saat pemakai menekan sebuah tombol pada keyboard melewati form
KeyUp
Terjadi saat pemakai melepas penekanan tombol
LinkClose
Terjadi saat proses DDE terhenti
LinkError
Terjadi saat proses DDE gagal
LinkExecute
Terjadi saat proses DDE mulai dijalankan
LinkOpen
Terjadi saat proses DDE mulai
Load
Terjadi saat form diaktifkan dans ebelum tampak di layar
LostFocus
Terjadi saat form kehilangan focus
MouseDown
Terjadi saat pemakai menekan mouse melewati form
MouseMove
Terjadi saat pemakai melepas mouse melewati form
Paint
Terjadi saat VB harus menggambarkan form
QueryUnload
Terjadi beberapa saat sebelum aplikasi dihentikan. Resize terjadi pada saat pemakai mengubah ukuran form. Unload terjadi saat form diaktifkan menggunakan pernyataan Unload.


Properti Form

Properti
Keterangan
AutoRedraw
Jika True, VB secara otomatis menggambar ulang gambar pada form karena window lain menghilangkan gambar. Jika False (default), VB tidak akan me-redraw secara otomatis
BackColor
Warna background form. Pemakai bias menentukan dengan angka heksadecimal atau memilih warna yang sesuai dari palet warna
BorderStyle
0 tanpa garis batas, 1 untuk garis tetap, 2 (default) untuk garis yang ukurannya bias diubah, 3 garis tetap dengan dua baris pada pinggirnya
Caption
Teks yang tampil pada judul form. Nilai Caption secara default adalah nama form
ClipControls
Jika True (default), Paint even akan bekerja
ControlBox
Jika True (default), form akan mengandung tombol control
DrawMode
Menyediakan 16 komposisi yang terkait dengan gambar dalam menghasilkan efek gambar khusus
DrawStyle
Menyediakan 7 komposisi untuk menentukan tampilan garis dalam gambar
DrawWidth
Menentukan lebar garis pada form
Enabled
Jika true (default), form dapat menanggapi events
FillColor
Warna untuk mengisi gambar pada form
FillStyle
Menyediakan 8 macam corak pengisi bidang gambar
FontBold
Untuk menentukan ukuran tebal font pada form maupun pada sat pencetakan. Tidak berpengaruh pada property Caption
FontItalic
Untuk menentukan bentuk miring font pada form maupun pada saat pencetakan. Tidak berpengaruh pada property Caption
Font Name
Untuk menentukan jenis font pada form maupun pada saat pencetakan. Tidak berpengaruh pada property Caption
FontSize
Untuk menentukan ukuran font pada form dan saat pencetakan. Tidak berpengaruh pada property Caption
FontStrikethru
Untuk menntukan garis coret pada font di form maupun pada saat pencetakan. Tidak berpengaruh pada property Caption
FontTransparent
Untuk menghasilkan efek transparent font pada form maupun pada pencetakan. Tidak berpengaruh pada property Caption
FontUnderline
Untuk menentukan garis bawah font di form maupun pada saat pencetakan. Tidak berpengaruh pada property Caption
ForeColor
Untuk menentukan warna latar depan font di form maupun pada saat pencetakan. Tidak berpengaruh pada property Caption
Height
Untuk menentukan ukuran tinggi form
HelpContextID
Menyediakan nomor pengenal dalam penyusunan context-sensitive help
Icon
Untuk menentukan icon aplikasi
KeyPreview
Jika False (default), control yang menerima focus menerima bias menerima event-event berikut KeyDown, KeyUp dan KeyPress sebelum form. Jika bernilai True, form akan menerima event sebelum kontrol terfikus
Left
Ukuran posisi kiri, terhitung dari pinggir form
LinkMode
0 (default) akan melumpuhkan DDE, 1 DDE otomatis DDE, 2 Dde terkode, 3 permintaan terkode
LinkTopic
Menentukan aplikasi sumber dan topik DDE
MaxButton
Jika True (default), tombol Maximize muncul pada form pada saat runtime. Jika false, pemakai tidak bias me-maximize form
MDIChild
Jika True, form akan jenis MDI. Jika False (default), form bukan form MDI
Name
Nama form, default Form 1
Picture
File gambar yang menampilkan background form
ScaleHeight
Tinggi form, ScaleMode untuk menentukan unit pengukuran yang digunakan
ScaleLeft
Jarak dari kiri layar ke batas kiri form
Scale Mode
Untuk menentukan pengukuran koordinat pada form
ScaleTop
Jarak dari sisi atas layar ke batas atas form
Scale Width
Untuk menentukan lebar form
Top
Posisi batas atas form
Visible
Bernilai True atau False, sehingga form bias tampak atau hilang
Width
Lebar form dalam satuan twip


Menggunakan Banyak Form

Pengaktifkan Form
Perintah untuk mengaktifkan form, yaitu membuka form ke memori :
Load Namaform
Perintah untuk menutup form dari memori :
Unload Namaform
Kalau kode dijalankan pada form tersebut, cukup dengan perintah :
Unload Me
Penampilan Form
Perintah untuk menampilkan form yang telah aktif di memori tetapi belum tampak :
Namaform.Show
Sedangkan perintah untuk menyembunyikan form adalah :
Namaform.Hide
Kalau kode dijalankan pada form tersebut, cukup dengan perintah :
Me.Hide

Penentuan Form Awal

Untuk menentukan form mana yang harus tampil pertama kali menggunakan kotak dialog Project Properties. Kotak ini dapat diaktifkan dengan perintah Project-project Properties. Kemudian pada tab General, terdapat combo box StartUp Object digunakan untuk memilih form awal.





Berikut ini adalah contoh pemrograman
  1. Rancang interface yang mengandung kontrol : 1 label, 3 command button dan sebuah text seperti berikut ini :

  1. Klik ganda Text Box, lalu lengkapi kodenya, menjadi seperti berikut :
Private Sub Text1_Change()
Form1.Caption = Text1.Text
End Sub
  1. Klik ganda pada label2 dan tuliskan :
Private Sub Label2_Click()
Label2.Caption = Text1.Text
End Sub
  1. Klik ganda tombol pertama, lalu tulis kode berikut ini :
Private Sub Command1_Click()
Form1.Height = Form1.Height + 450
Form1.Width = Form1.Width + 450
End Sub
  1. Klik ganda tombol kedua lalu tuliskan :
Private Sub Command2_Click()
Form1.BackColor = QBColor(Rnd() * 15)
End Sub
  1. Klik ganda tombol ketiga dan tuliskan :
Private Sub Command3_Click()
Unload Me
End Sub
  1. Dengan perintah Save Project As dari menu File, simpanlah form sebagai Frm.Form.Frm dan program sebagai PrjForm.vbp.

Kemudian jalankan program, lalu tuliskan kata pada text box, misalnya canggih. Kata tersebut akan dipasangkan sebagai judul window. Klik label kedua, kata tersebut akan dituliskan pada label tersebut. Selanjutnya pada tombol pertama akan memperbesar ukuran form, tombol kedua akan mengganti warna form secara random dan tombol ketiga perintah untuk menutup form.

Referensi :
  1. Peter Norton’s, Guide to Visual Basic 6, SAMS Publishing, 1998
  2. Richard Mansfield, Panduan Berilustrasi Visual Basic dalam Aplikasi, Dinastindo, Jakarta 1995

P E N G E N A L A N V I S U A L B A S I C


Instalasi Visual Basic 6
Langkah- langkah untuk menginstall VB6 adalah :
  1. Masukan CD-ROM installer , buka isinya kemudian klik ganda pada setup.exe sehingga akan muncul kotak dialog yang pertama kemudian klik next.
  2. Kotak dialog yang kedua akan muncul, baca agreement jika setuju klik I accept the agreement dan klik next.
  3. Kotak dialog yang ketiga akan muncul, isikan nomor produk yang tertera pada VB6 klik next.
  4. Kotak dialog yang keempat akan muncul, klik install Visual Basic 6 klik next, program InstallShield akan bekerja dan muncul kotak dialog kelima yang isinya tentang aturan hukum pembajakan ada aturan main yang harus disepakati bersama yaitu EULA(End User Lisence Agreement) perjanjian antara Microsoft dengan user, klik continue.
  5. Kotak dialog yang keenam akan muncul, secara default VB6 akan akan membuat folder yang terletak C:\Program files\DevStudio\VB. klik ok.
  6. Kotak dialog yang ketujuh akan muncul, menyediakan pilihan setup Typical atau Custom lalu klik ok, nama program VB6 secara default adalah Microsoft Visual Basic 6 lalu klik continue proses penyalinan hardisk dimuali pada langkah ini .
  7. Setelah proses mencapai 100% akan muncul tampilan yang memberi tahu bahwa proses instalasi akan komplet. Klik ok, VB6 akan meminta untuk merestart windows agar hasil proses instalasi sesuai dengan rencana.
  8. Klik tombol restart windows, lengkaplah proses instalasi VB6. Untuk melihat hasilnya, dari menu Start arahkan pointer ke Microsoft Visual Basic 6, maka akan tampil kelompok dari program Visual Basic 6.


Kebutuhan Perangkat Komputer
    • Sistem Operasi 32 bit seperti Windows 95 dst, Windows NT 4.0 atau 3.51
    • IBM PC atau yang kompatibel dengan prosesor 486 keatas
    • RAM 16 MB keatas
    • VGA dengan resolusi yang cukup tinggi
    • Ruangan hardisk yang memadai untuk menyuimpan program VB6

Microsoft Visual Basic tersedia dalam 3 ( tiga ) edisi, yaitu :
  1. Learning edition, merupakan edisi khusus yang perlengkapannya sangat minimal tapi sudah cukupbagi para pemula yang hanya menciptakan program-program sederhana.
  2. Profesional edition, telah melengkapi semua peralatannya untuk membuat program.
  3. Enterprise edition, merupakan edisi terlengkap, termasuk didalamnya untuk pembuatan aplikasi-aplikasi client server dalam jaringan dan MS-Source Safe.

Menjalankan VISUAL BASIC 6
Untuk menjalankan VB6 ada beberapa cara yang dapat digunakan, yaitu :
    • Dari Menu Start pilih program – Microsoft Visual Studio 6 – lalu klik icon Visual basic 6
    • Klik ganda icon Visual Basic 6 pada Dekstop
    • Klik ganda ekstensi .MAK pada Window Eksplorer
    • Klik ganda file VB6.EXE pada Windows Eksplorer. File ini secara default terletak pada folder C:\Program files\Microsoft VisualStudio\VB98






Mengenal Interface dalam menu Visual Basic
Toolbar Toolbox Form Window Window Project form layout Properties Explorer



Gambar. IDE ( Integrated Data Environtment ) VB6
  • Main Menu terdiri dari 2 komponen yaitu menu bar dan title bar. Menu bar menampilkan menu yang berisi perintah-perintah pada VB, title bar akan menampilkan judul proyek VB yang sedang dikerjakan.
  • Toolbar digunakan untuk mngakses menu yang ada dalam VB secara lebih cepat dan lebih mudah.
  • Toolbox berisi kumpulan objek yang digunakan untuk membuat user interface serta pengontrolan bagi program yang dibuat. Objek yang terdapat dalam toolbox ini adalah control.
  • Project Explorer Digunakan untuk mengelola file yang menyusun sebuah objek yang berisi daftar form, modul class dan file resource yang digunakan sebuah proyek.
  • Window Properties merupakan jendela yang digunakan untuk mengatur properties sebuah objek, dibagi dalam 2 bagian yaitu; Alphabetic dan Categorized.
  • Form adalah lembar desain tampilan atau kanvas dari program yang dibuat. Form ini adalah tempat diletakannya kontrol-kontrol VB.
  • Window Code digunakan sebagai tempat untuk menuliskan atau menyunting program VB., terdiri dari 2 elemen, yaitu : Object Box dan Procedure List Box.
  • Window Form Layout digunakan untuk mengatur tata letak form pada layar monitor.
  • Window immediate digunakan untuk mencoba beberapa instruksi program dan pada saat menguji program bisa digunakan sebagai window debug.


Konsep Visual Basic


Perkembangan Pemrograman
Evolusi Bahasa Pemrograman Berbasis DOS dan Windows
    • Generasi I ( 1940 ) : Mesin Code ( Bahasa mesin )
    • Generasi II ( 1950 ) : Assembly language ( Bahasa Rakitan )
    • Generasi III ( 1960 ) : High Level ( Cobol & Fortran )
    • Generasi IV ( 1970 ) : Query and Database Languages
    • Generasi V ( 1980 ) : Sistem Pakar

Perkembangan dari VisualBasic
    • GW Basic Basica OBasic QBasic Visual Basic
    • Microsoft Visual Basic 3.0 menggunakan Sistem operasi Windows 3.1
    • Microsoft Visual Basic 4.0 menggunakan Sistem operasi 16 bit Windows 3.1 dan 32 bit Windows 95
    • Microsoft Visual Basic 5.0 menggunakan Sistem operasi Windows 95 dan windows NT
    • Microsoft Visual Basic 6.0 menggunakan Sistem operasi Windows 9x, 2000, Windows XP dan windows NT

Keuntungan menggunakan Visual Basic
    • Mendukung pembentukan program aplikasi berbasis windows (jendela – jendela ) dengan menu yang menarik dan professional.
    • Jendela yang dihasilkan dapat dipindah-pindahkan ( Moveable ) dan diperbesar atau diperkecil ( Resizeable )
    • Microsoft Visual Basic secara otomatis dapat mengenal dan memanfaatkan mouse

Istilah-istilah Visual Basic
    • Event-Driven, artinya setiap aplikasi yang ada digerakan oleh user
    • GUI ( Grafical Unit Interface ) adalah pemrograman yang menggunakan tampilan grafik sebagai alat komunikasi dengan pemakainya
    • DAO ( Data access Object ) dukungan untuk memudahkan akses terhadap database lain
    • OLE ( Object Linking dan Embedding ) kemudahan menghubungkan beberapa aplikasi dalam Windows
    • Active X aplikasi yang digunakan oleh pengguna internet
    • OCX dukungan untuk menggunakan tolls tambahan
    • DLL ( Dynamic Link Library ) adalah kumpulan library untuk menggabungkan program dalam microsoft Visual Basic dengan bahasa pemrograman lainnya
    • DDE ( Dynamic Data Exchange ) Dukungan kemudahan pertukaran dalam membangun program

Jenis-jenis Aplikasi yang dapat dibuat oleh Visual Basic
Dengan Visual Basic 6 (VB6) kita bisa membangun database dengan mudah dan bisa membangun multi project secara simultan, bahkan membangun aplikasi database client server performa tinggi yang mampu :
  • mengakses Microsoft SQL-Server
  • mendukung Remote Automation dan DCOM
  • memakai visual Query dan rancangan koneksi jaringan
  • mendukung transact SQL debug serta Remote Data Objek 2.0
Pembuatan dan pengembangan Visual Basic
  • Design : Modus Desain ( ) merupakan modus yang digunakan untuk mendesain sebuah aplikasi yaitu merancang tampilan form dan menuliskan rutin program.
  • Procedure : prosedur bisa berupa kelompok kode perhitungan atau pengolahan teks atau operasi database tertentu atau kelompok lainnya.
  • Procedure view dan tombol full modul view memudahkan pilihan untuk keseluruhan penampilan atau hanya procedure terpilih saja.
  • Drag dan drop diantara window code dan window watch
  • Instant watch dalam mode debug bisa tampil sebagai tooltip.
  • Convert to runtime version : Modus Run-Time () merupakan modus saat aplikasi mengambil alih pengontrolan program dengan cara Visual Basic menjalankan program yang telah didesain.

Referensi :
  1. Peter Norton’s, Guide to Visual Basic 6, SAMS Publishing, 1998
  2. Richard Mansfield, Panduan Berilustrasi Visual Basic dalam Aplikasi, Dinastindo, Jakarta 1995


















Kamis, 24 November 2011

Sistem Informasi Organisasional

            Organisasi memiliki kegiatan menyerap sumberdaya , mengolah serta memproduksi. rutinitas, merupakan SOP (Standar Operating Procedures) yang biasanya terdiri dari aturan, prosedur serta praktik yang telah dikembangkan untuk memenuhi keadaan yang diharapkan. Proses bisnis, merupakan sekumpulan dari rutinitas. Dengan mengamati proses bisnis kita akan dapat melihat/memahami bagaimana bisnis dalam perusahaan bekerja.
Sistem informasi terkait dengan politik organisasi karena mempengaruhi akses ke sumber utama, yaitu informasi. Sistem informasi berpotensi mengubah struktur, budaya, politik, dan kerja organisasi. Alasan paling umum dari kegagalan proyek-proyek besar mengarah kepada hambatan perubahan politikal dan organisasional.
Prosedur standar pengoperasian, aturan-aturan, prosedur dan praktik-praktik yang seksama yang dikembangkan oleh organisasi untuk dapat mencakup semua situasi yang mungkin dihadapi.Politik organisasi, perbedaan-perbedaan ini menjadi persoalan bagi manajer dan karyawan, dan hasilnya adalah pergolakan politik, persaingan, dan konflik di dalam organisasi. Hambatan politik adalah salah satu dari sekian banyak kesulitan terbesar untuk membawa perubahan organisasi, khususnya perkembangan sistem informasi yang baru.

Organisasi adalah struktur sosial resmi stabil yang memiliki sumber-sumber berasal dari lingkungan dan memproses sumber-sumber itu agar menghasilkan output. Definisi behavioral organisasi adalah kumpulan hak, hak khusus, kewajiban, dan tanggung jawab yang harus dengan cermat diseimbangkan selama periode waktu tertentu melalui konflik dan resolusi konflik
Para manajemen mengunakan model untuk menyelesaikan masalah yang akan diselesaikan.objek atau aktivitas yg menyebabkan permasalahan adalah entitas.ada empat jenis dasar model:
1.      Model fisik
2.      Model naratif
3.      Model grafik dan
4.      Model matematika
Model model sistem umum yg digunakan oleh perusahaan adalah:
 
 
1.      Input
Mendukung  proses pengolahan data menjadi informasi yang berguna. Data ini meliputi sumber daya manusia (SDM), material, mesin, dan hal lainnya yang mendukung proses secara keseluruhan seperti transportasi, spesifikasi kualitas material, frekuensi perawatan, dan lain-lain.
Data Eksternal perusahaan merupakan data yang berasal dari luar perusahaan (environment) yang mendukung proses pengolahan data menjadi informasi yang berguna.
Contoh data eksternal adalah data pemasok (supplier), kebijakan pemerintah tentang UMR, listrik, dll.Data-data ini biasanya berguna untuk perhitungan cost dalam manufaktur mulai dari awal hingga akhir proses.
Data awal ini dapat diperoleh sejak awal perusahaan berdiri maupun pada saat proses produksi berlangsung, kemudian data-data yang diperlukan didokumentasikan ke dalam sebuah database.
Oleh karena abstrak dan banyaknya data yang harus didokumentasi, maka kita harus bisa mendefinisikan tujuan akhir dari informasi yang hendak kita buat. Pihak manajemen puncak (eksekutif) harus memberikan pedoman kepada pihak manajemen informasi untuk membuat sebuah sistem informasi yang dikehendaki. Setelah itu, pihak manajemen informasi dapat memutuskan untuk mengumpulkan data yang seperti apa untuk dapat
menghasilkan informasi seperti yang diharapkan oleh pihak eksekutif.
 
 
2.      Proses
Proses pengolahan data menjadi informasi selalu diidentikkan dengan Database Management System (DBMS). DBMS ini identik dengan manajemen data, dimana data yang ada harus dijamin akurasi, kemutakhiran, keamanan, dan ketersediaannya bagi pemakai.
Kegiatan yang terjadi di dalam manajemen data adalah :
1. Pengumpulan (pendokumentasian) data
2. Pengujian data, agar tidak terjadi inkonsistensi data
3. Pemeliharaan data, untuk menjamin akurasi dan kemutakhiran data.
4. Keamanan data, untuk menghindari kerusakan serta penyalahgunaan data.
5. Pengambilan data, bisa dalam bentuk laporan, untuk memudahkan pengolahan data
Seperti halnya data input, pengolahan data menjadi informasi memerlukan proses khusus dengan menggunakan metode perhitungan yang sesuai dengan kebutuhan industri yang bersangkutan. Apabila kita belum mengetahui keinginan informasi dari pihak eksekutif, pengolahan data yang ada dapat menimbulkan cost yang inefektif dan inefisiensi.
3.      Output
Informasi yang dihasilkan dari hasil pengolahan data perlu diklasifikasikan
berdasarkan beberapa subsistem. Dalam hal ini, penulis mengklasifikasikan output data menjadi 3 bagian yaitu
Persediaan, Dalam SIMa pun perlu didokumentasikan setiap proses transaksi (arus ambil, terima, retur antar stasiun kerja) yang terjadi untuk menjaga kemungkinan terjadi kesalahan pengiriman, kerusakan pada waktu pengiriman, dll. Proses transaksi pun perlu mengatur sistem dokumentasi penyimpanan WIP dan barang jadi yang akan diproses lebih lanjut agar produk tersebut terhindar dari kerusakan maupun hal-hal yang tidak diinginkanproduksi dan kualitas, dimana ketiganya ini tidak meninggalkan unsur biaya yang terjadi di dalamnya.
Kualitas Kualitas sebuah produk sangat ditentukan oleh keinginan konsumen. Konsumen memiliki standar kepuasan yang diterjemahkan ke dalam spesifikasi, dan spesifikasi tersebut menjadi tolok ukur kualitas sebuah produk. Dokumentasi spesifikasi produk yang dihasilkan dapat menjadi tolok ukur kualitas proses produksi yang sedang berjalan saat ini. Informasi mengenai spesifikasi produk yang ada saat ini pun dapat menjadi pemikiran strategis untuk kebijakan perusahaan di masa mendatang.
Biaya, Komponen biaya termasuk dalam semua subsistem yang ada. Tujuan perusahaan manufaktur secara umum adalah mencapai keuntungan dari hasil penjualan produknya. Oleh karena itu, sebuah sistem informasi tidak akan pernah terlepas unsur biaya yang terjadi di dalamnya. Bagan sistem informasi manufaktur diatas menggambarkan bahwa biaya merupakan komponen yang melingkupi keseluruhan output informasi tersebut, dan  biaya juga termasuk dalam setiap komponen subsistem tersebut. Maksudnya, dalam menghasilkan informasi untuk setiap subsistem memerlukan biaya yang besar dan sekaligus ada biaya yang dapat direduksi dari hasil informasi yang didapatkan dari sistem yang ada.
Sistem merupakan kesatuan banyak hal yang terintegrasi untuk menjadi sebuah fungsi atau menghasilkan tujuan tertentu. Sistem Informasi Manufaktur (SIMa) bertujuan menghasilkan informasi manufaktur yang berguna untuk perusahaan.
Kegiatan manufaktur mendukung proses bisnis sebuah perusahaan. Kegiatan ini perlu diperhatikan untuk kelangsungan perusahaan. Oleh karena itu, komitmen perusahaan untuk menjalankan sistem informasi manufaktur haruslah sangat tinggi agar proses yang terjadi di lantai produksi menjadi menguntungkan bagi perusahaan.
Sumber daya manusia adan teknologi merupakan komponen yang terintegrasi untuk menjalnkan sistem informasi manufaktur ini. Komponen ini merupakan komponen pendukung sekaligus komponen utaa untuk melaksanakan SIMa.
 
 
Referensi:
sumber : Makalah “Model Sistem Informasi Manufaktur” .

sistem informasi berbasis komputer

Definisi SIM, Sistem Informasi Manajemen

         Informasi dapat diibaratkan sebagai darah yang mengalir di dalam tubuh manusia, seperti halnya informasi di dalam sebuah perusahaan yang sangat penting untuk mendukung kelangsungan perkembangannya, sehingga terdapat alasan bahwa informasi sangat dibutuhkan bagi sebuah perusahaan. Akibat bila kurang mendapatkan informasi, dalam waktu tertentu perusahaan akan mengalami ketidakmampuan mengontrol sumber daya, sehingga dalam mengambil keputusan-keputusan strategis sangat terganggu, yang pada akhirnya akan mengalami kekalahan dalam bersaing dengan lingkungan pesaingnya.

             Disamping itu, sistem informasi yang dimiliki seringkali tidak dapat bekerja dengan baik. Masalah utamanya adalah bahwa sistem informasi tersebut terlalu banyak informasi yang tidak bermanfaat atau berarti (sistem terlalu banyak data). Memahami konsep dasar informasi adalah sangat penting (vital) dalam mendesain sebuah sistem informasi yang efektif (effective business system). Menyiapkan langkah atau metode dalam menyediakan informasi yang berkualitas adalah tujuan dalam mendesain sistem baru. Sebuah perusahaan mengadakan transaksi-transaksi yang harus diolah agar bisa menjalankan kegiatannya sehari-hari. Komputer bermanfaat utnuk tugas-tugas pengolahan data semacam ini, tetapi sebuah sistem informasi menajemen melkasanakan pula tugas-tugas lain dan lebih dari sekedar sistem pengolahan data. Adalah sistem pengolahan informasi yang menerapkan kemampuan komputer untuk menyajikan informasi bagi manajemen dan bagi pengambilan keputusan.



             Sistem informasi manajeman digambarkan sebagai sebuah bangunan piramida dimana lapisan dasarnya terdiri dari informasi, penjelasan transaksi, penjelasan status, dan sebagainya. Lapisan berikutnya terdiri dari sumber-sumber informasi dalam mendukung operasi manajemen sehari-hari. Lapisan keriga terdiri dair sumber daya sistem informasi untuk membantu perencanaan taktis dan pengambilan keputusan untuk pengendalian manajemen. Lapisan puncak terdiri dari sumber daya informasi utnuk mendukung perencanaan dan perumusan kebijakan oleh tingkat manajemen.
Definisi sistem informasi manajemen, istilah yang umum dikenal orang adalah sebuah sistem manusia/mesin yang terpadu (intregeted) untuk menyajikan informasi guna mendukung fungsi operasi, manajemen, dan pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi. Sistem ini menggunakan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) komputer, prosedur pedoman, model manajemen dan keputusan, dan sebuah “data base”.

2.1 SISTEM INFORMASI MANAJEMEN (SIM )

             Sistem Informasi Manajemen (SIM) merupakan sistem informasi yang digunakan untuk mendukung manajemen. Output dari SIM berupa informasi dalam bentuk laporanlaporan yang disajikan untuk level manajemen tertentu. Karena SIM ini merupakan salah satu sistem informasi yang mendukung kerja manajerial, maka perlu diketahui hal-hal yang berkaitan dengan manajemen dimulai dari pembagian level manajemen sampai dengan tipe informasi yang disajikan bagi level manajemen tertentu. Ini menjadi bagian yang sangat penting terutama jika dikaitkan dengan bagaimana merancang suatu sistem informasi manajemen bagi organisasi/instansi/institusi/perusahaan.


Referensi:
http://www.smecda.com/e-book/SIM/Simbab13.pdf
http://pusdiklatwas.bpkp.go.id/filenya/namafile/258/KT_SIM.pdf        

Dasar-Dasar Pemrosesan Komputer

Komputer adalah serangkaian ataupun sekelompok mesin elektronik yang terdiri dari ribuan bahkan jutaan komponen yang dapat saling bekerja sama, serta membentuk sebuah sistem kerja yang rapi dan teliti. Sistem ini kemudian dapat digunakan untuk melaksanakan serangkaian pekerjaan secara otomatis, berdasar urutan instruksi ataupun program yang diberikan kepadanya.

ARSITEKTUR KOMPUTER
  • Central Processing Unit (CPU) mengendalikan semua unit sistem komputer dan mengubah input menjadi output.
  • Unit pengendalian (control unit) membuat semua unit bekerja sama sebagai suatu sistem.
  • Misalnya prosesor dan arithmetic and logic unit (ALU) merupakan tempat berlangsungnya operasi perhitungan logika serta mengolah isi penyimpanan primer.
  • Penyimpanan sekunder menyediakan tempat untuk menyimpan program dan data saat tidak digunakan.
Unit Input :

1. KEYBOARD
Memasukkan data dengan cara menekan tombol- tombol yang tepat, mirip mesin ketik yang sebagian besar dilengkapi dengan tombol tambahan.

2. ALAT PENUNJUK
• Mouse, suatu alat kecil & ringan yg memiliki suatu bola kecil dibawahnya & memiliki 1, 2 atau 3 tombol di atasnya dihubungkan ke komputer dengan suatu kabel halus.
• Trackball, suatu alat penunjuk dimana menggerakkan kursor dgn cara memutar bola tanpa memindahkan seluruh alat tsb.
• Touch screen, memasukkan data, instruksi hanya dengan menyentuh satu lokasi dilayar dengan menggunakan jari atau objek tidak transparan lain.
• Light pen, untuk menunjuk pada layar.
• Unit remote control.

3. ALAT PEMBACA OPTIS
Membaca data dengan menyinari suatu sinar terang diatas data photoelectric disebelah unit pembaca optis (scanner).

4. ALAT PEMBACA MAGNETIK
5. BERBICARA PADA KOMPUTER
  • Pengenal suara jenis speaker independent system dimana proses pengenalannya didasarkan pada bagaimana kita berbicara dari pada apa yang dikatakan.
  • Teknik inipun mampu mengenal pemakai yang berbicara dalam bahasa apapun.

Pemrosesan Pusat:
  • Penyimpanan komputer ada bentuk 2 dasar primer dan sekunder.
  • Penyimpanan primer disebut main memory sedangkan sekunder disebut secondary memory.
  • Teknologi IC untuk menyediakan RAM yang digunakan memory perangkat lunak dan data yang sedang berjalan.
  • ROM untuk menyimpan material yang bersifat permanen (tidak dapat diubah isinya) karena pengaturan isinya sudah ditentukan oleh pabrik asalnya.
                Untuk melakukan suatu pemrosesan komputer memiliki lebih dari satu bagian yang saling bekerja sama, dan bagian-bagain itu baru bisa bekerja kalau ada aliran listrik yang mengalir didalamnya. Istilah mengenai sekelompok mesin, ataupun istilah mengenai jutaan komponen kemudian dikenal sebagai hardware komputer atau perangkat keras komputer.

Referensi:
http://azistuhadadisana.blogspot.com/2010/11/dasar-dasar-pemrosesan-komputer.html
http://nadiapritta.blogspot.com/2010/01/dasar-dasar-pemrosesan-komputer.html