Laman

Sabtu, 23 Juni 2012

10 Ribu Rupiah Membuat Anda Mengerti Cara Bersyukur





Ada seorang sahabat menuturkan kisahnya. Dia bernama Budiman. Sore itu ia menemani istri dan seorang putrinya berbelanja kebutuhan rumah tangga bulanan di sebuah toko swalayan. Usai membayar, tangan-tangan mereka sarat dengan tas plastik belanjaan.
Baru saja mereka keluar dari toko swalayan, istri Budiman dihampiri seorang wanita pengemis yang saat itu bersama seorang putri kecilnya. Wanita pengemis itu berkata kepada istri Budiman, "Beri kami sedekah, Bu!"
Istri Budiman kemudian membuka dompetnya lalu ia menyodorkan selembar uang kertas berjumlah 1000 rupiah. Wanita pengemis itu lalu menerimanya. Tatkala tahu jumlahnya tidak mencukupi kebutuhan, ia lalu menguncupkan jari-jarinya mengarah ke mulutnya. Kemudian pengemis itu memegang kepala anaknya dan sekali lagi ia mengarahkan jari-jari yang terkuncup itu ke mulutnya, seolah ia ingin berkata, "Aku dan anakku ini sudah berhari-hari tidak makan, tolong beri kami
tambahan sedekah untuk bisa membeli makanan!"
Mendapati isyarat pengemis wanita itu, istri Budiman pun membalas isyarat dengan gerak tangannya seolah berkata, "Tidak... tidak, aku tidak akan menambahkan sedekah untukmu!"
Ironisnya meski tidak menambahkan sedekahnya, istri dan putrinya Budiman malah menuju ke sebuah gerobak gorengan untuk membeli cemilan. Pada kesempatan yang sama Budiman berjalan ke arah ATM center guna mengecek saldo rekeningnya. Saat itu memang tanggal gajian, karenanya Budiman ingin mengecek saldo rekening dia.
Di depan ATM, Ia masukkan kartu ke dalam mesin. Ia tekan langsung tombol INFORMASI SALDO. Sesaat kemudian muncul beberapa digit angka yang membuat Budiman menyunggingkan senyum kecil dari mulutnya. Ya, uang gajiannya sudah masuk ke dalam rekening.
Budiman menarik sejumlah uang dalam bilangan jutaan rupiah dari ATM. Pecahan ratusan ribu berwarna merah kini sudah menyesaki dompetnya. Lalu ada satu lembar uang berwarna merah juga, namun kali ini bernilai 10 ribu yang ia tarik dari dompet. Uang itu Kemudian ia lipat kecil untuk berbagi dengan wanita pengemis yang tadi meminta tambahan sedekah.
Saat sang wanita pengemis melihat nilai uang yang diterima, betapa girangnya dia. Ia pun berucap syukur kepada Allah dan berterima kasih kepada Budiman dengan kalimat-kalimat penuh kesungguhan: "Alhamdulillah... Alhamdulillah... Alhamdulillah... Terima kasih tuan! Semoga Allah memberikan rezeki berlipat untuk tuan dan keluarga. Semoga Allah memberi kebahagiaan lahir dan batin untuk tuan dan keluarga. Diberikan karunia keluarga sakinah, mawaddah wa rahmah. Rumah tangga harmonis dan anak-anak yang shaleh dan shalehah. Semoga tuan dan keluarga juga diberi kedudukan yang terhormat kelak nanti di surga...!"

Budiman tidak menyangka ia akan mendengar respon yang begitu mengharukan. Budiman mengira bahwa pengemis tadi hanya akan berucap terima kasih saja. Namun, apa yang diucapkan oleh wanita pengemis tadi sungguh membuat Budiman terpukau dan membisu. Apalagi tatkala sekali lagi ia dengar wanita itu berkata kepada putri kecilnya, "Dik, Alhamdulillah akhirnya kita bisa makan juga....!"
Deggg...!!! Hati Budiman tergedor dengan begitu kencang. Rupanya wanita tadi sungguh berharap tambahan sedekah agar ia dan putrinya bisa makan. Sejurus kemudian mata Budiman membuntuti kepergian mereka berdua yang berlari menyeberang jalan, lalu masuk ke sebuah warung tegal untuk makan di sana.
Budiman masih terdiam dan terpana di tempat itu. Hingga istri dan putrinya kembali lagi dan keduanya menyapa Budiman. Mata Budiman kini mulai berkaca-kaca dan istrinya pun mengetahui itu. "Ada apa Pak?" Istrinya bertanya.
Dengan suara yang agak berat dan terbata Budiman menjelaskan: "Aku baru saja menambahkan sedekah kepada wanita tadi sebanyak 10 ribu rupiah!"

Awalnya istri Budiman hampir tidak setuju tatkala Budiman mengatakan bahwa ia memberi tambahan sedekah kepada wanita pengemis. Namun Budiman kemudian melanjutkan kalimatnya:
"Bu..., aku memberi sedekah kepadanya sebanyak itu. Saat menerimanya, ia berucap hamdalah berkali-kali seraya bersyukur kepada Allah. Tidak itu saja, ia mendoakan aku, mendoakan dirimu, anak-anak dan keluarga kita. Panjaaaang sekali ia berdoa!
Dia hanya menerima karunia dari Allah Swt sebesar 10 ribu saja sudah sedemikian hebatnya bersyukur. Padahal aku sebelumnya melihat di ATM saat aku mengecek saldo dan ternyata di sana ada jumlah yang mungkin ratusan bahkan ribuan kali lipat dari 10 ribu rupiah. Saat melihat saldo itu, aku hanya mengangguk-angguk dan tersenyum. Aku terlupa bersyukur, dan aku lupa berucap hamdalah.
Bu..., aku malu kepada Allah! Dia terima hanya 10 ribu begitu bersyukurnya dia kepada Allah dan berterimakasih kepadaku. Kalau memang demikian, siapakah yang pantas masuk ke dalam surga Allah, apakah dia yang menerima 10 ribu dengan syukur yang luar biasa, ataukah aku yang menerima jumlah lebih banyak dari itu namun sedikitpun aku tak berucap hamdalah." 

Budiman mengakhiri kalimatnya dengan suara yang terbata-bata dan beberapa bulir air mata yang menetes. Istrinya pun menjadi lemas setelah menyadari betapa selama ini kurang bersyukur sebagai hamba. Ya Allah, ampunilah kami para hamba-Mu yang kerap lalai atas segala nikmat-Mu!


Sumber Alhikmah

Pesan & Kesan


Rabu, 20 Juni 2012

10 Sifat Wanita Yang Perlu Lelaki Faham

KITA selalu mendengar dalam menjalin hubungan, perlu ada tolak ansur dan saling faham memahami antara satu sama lain. Selalu saja dikatakan, wanita lebih banyak bertolak ansur dan berubah demi memahami situasi atau kehendak lelaki.

Namun, ada juga lelaki yang memahami perasaan dan kemahuan seorang wanita dan sanggup berubah demi wanita dicintai. Namun, tinjauan rambang yang dibuat menunjukkan ramai menyatakan wanita terlalu rumit untuk difahami.

Pandangan ini mungkin betul atau salah. Bagi sesetengah pihak pula, mungkin tidak semua wanita sukar difahami.

Persoalannya.. apakah cara lelaki untuk memahami wanita dan apakah sifat wanita yang lelaki perlu ketahui?






Hari ini saya berkongsi dengan anda, senarai 10 perkara lelaki perlu tahu mengenai wanita. Ia penting untuk kesejahteraan sesuatu perhubungan.


* SENSITIF


Bukan bermaksud suka merajuk, tapi hanya ingin bermanja dan mendapatkan perhatian. Apabila seseorang wanita menyatakan dia sedang bersedih tetapi tidak menitiskan air mata, itu bermakna dia sedang menangis dalam hati.


* CEREWET


Bukan bermaksud ‘fussy’ tidak tentu hala, kadang kala ingin lelaki mengikut kata-katanya sekali sekala. Ikutkan saja kemahuan mereka selagi mampu tetapi ingat jangan mengeluh tidak tentu pasal… ini boleh memburukkan lagi keadaan.


* HALUS


Ibarat sehelai sutera, cantik, mulus, lembut dan mudah tercarik dan koyak. Walaupun seorang wanita memaafkan seseorang yang lain atas sebab kesalahan, lazimnya wanita akan ingat kesalahan itu untuk disimpan jadi pengajaran… bukan dendam.


* IKHLAS


Ikhlas seorang wanita tak perlu diragui. Semua wanita mahukan seorang lelaki yang cintakan mereka sepenuh hati dan lelaki juga perlu ikhlas mencintai wanita.


* PERASAAN


Wanita suka jika sesekali orang yang disayangi membuat kejutan dengan memberi hadiah, bunga atau sekadar kad ucapan romantis. Mereka akan rasa terharu dan merasakan bahawa dirinya dicintai setulus hati. Dengan ini, dia tidak akan ragu-ragu terhadapmu.


* PRIHATIN


Sentiasa memerhatikan keadaan sekeliling dalam diam. Wanita juga mudah jatuh hati pada lelaki yang prihatin dengan selalu ambil berat mengenai mereka dan baik terhadapnya.


* MANJA


Walaupun dia adalah seorang wanita yang pandai berdikari, naluri mereka masih lagi tetap seorang wanita. Suka bermanja bukan hanya kepada insan yang bernama lelaki, namun juga dengan orang lain seperti sahabat atau keluarga.


* EGO


Wanita yang terlalu sayangkan kekasihnya sanggup menolak ketepi egonya apabila bersemuka dengan yang dicintai. Ini kerana apabila lelaki yang disukai merenung tajam ke dalam matanya, dia akan cair seperti coklat!!


* CINTA


Cinta pertama bagi wanita adalah yang paling dalam dan tulus. Apabila lelaki yang dicintainya pertama kali dalam diam memberikan tindak balas positif, misalnya menghubunginya melalui telefon, si gadis akan bersikap acuh tak acuh seolah-olah tidak berminat.

Namun selepas ganggang telefon diletakkan, dia akan menjerit kesukaan dan tidak sampai sepuluh minit, semua rakan-rakannya akan tahu berita itu!





* SEKS


Seks bukanlah segala-galanya buat wanita kerana wanita diciptakan dengan sembilan nafsu dan satu akal. Mereka mempunyai nafsu yang banyak dan tidak tertumpu kepada satu saja. Lelaki pula dijadikan dengan sembilan akal dan satu nafsu. Fungsi sebenar lelaki ialah membimbing wanita dan bukan menghanyutkannya.

Soalan : Adakah anda sudah benar-benar memahami pasangan anda? Jika belum, apakah yang anda buat dalam usaha anda untuk memahami si dia?

Tulisan : Alzahrin Alias (Berita Harian 05/Feb/2011)

Cita-cita Tinggi

Cuti semester bagi murid-murid sekolah bagi sebuah sekolah yang berada di luar Bandar telah tamat tempohnya. Sekumpulan murid-murid pintar dari kelas 3 Ceria dengan cerianya memulakan kelas pertama dengan Cikgu Fery.

Seperti kebiasaan pada awal kelas cikgu ingin menyematkan semangat belajar dalam diri pelajar dengan bertanyakan cita-cita mereka.

Satu persatu pelajar dengan bersemangat menjawab.

Farid : Saya ingin jadi Doktor.

Cikgu Fery : Bagus….nanti cikgu boleh dapatkan rawatan percuma.

Ikhwan : Saya ingin jadi petani moden.

Cikgu Fery : Lagi bagus….nanti hantarkan bekalan sayur percuma ke rumah cikgu.


Cikgguuuuu!!!.Sahut seorang murid bernama Sharil dari meja belakang…


Cikgu Fery : Yer saya….

Shahril : Cita-cita dorang tak mencabar la cikgu…cita-cita saya ingin pecahkan rekod dunia..saya ingin menjadi orang pertama menjejaki kaki ke planet matahari.

Semua murid tepuk tangan dan bersorak.

Cikgu Fery : Saya rasa cita-cita awk tu akan menyebabkan awak dapat menetapkan tarikh mati awak la….kan planet matahari tu panas... terbakar la kaki awak tu…tengok macam petang ni la, panaskan…tapi ni jaraknya masih jauh..

Semua pelajar tengok Sharil…

Shahril : Ala…cikgu ni… cikgu…ingat saya ni bodoh sangat ke, saya tahu la matahari tu panas…tapi saya bercadang nak pergi malam…malam kan sejuk..macam semalam sejuk je…..

Semua murid tepuk tangan dan bersorak.

p/s : Anak muda sekarang ni memag tak boleh diduga.



--- sumbangan : Warden Bilik C 3 3 dr blog

Kalau Satu Mampu, Kalau Lebih Satu...

Sidang teh tarik kami tengah malam semalam dihangatkan dengan pengakuan seorang rakan: "Aku dah berkali-kali cuba bagi tau isteri aku yang aku ni ada 'girlfriend' tapi dia buat tak tau, dia buat dhek aje!"

"Akikkk? Macam mana tu? Betui ka dia buat tak tau? Kalau betui, petua apa yang hang pakai? Boleh hang tolong ajar kami?" sambut seorang rakan dengan nada yang sangat teruja.

Kawan yang peitama itu berkata: "Soal aku sayang perempuan lain ni, tiap-tiap hari aku bagi tau dia. Setiap kali berSMS, dia akan bagi tau aku, Iluv U. Akupun balas I luv U2, Aku tak tulis “too tapi sengaja tulis ‘2' supaya dia faham yang aku sudahpun menduakan dia.

Tapi itulah yang aku hairan, dia boleh buat tak tahu sedangkan aku sudah pun berterus terang, selain dia, ada lagi perempuan yang aku sayang.

Kami semua ‘bantai' ketawa mendengar pengakuan rakan saya itu. Saya sendiri tidak tahu nak kata apa, melainkan hanya ketawa.

Saya kurang pasti sama ada rakan saya itu cuba berhelah dengan isterinya, ataupun berterus terang dengan isterinya. Dan lagi, kami turut menyangka dia berkata benar apabila memberitahu isterinya tidak kisah atau buat tidak tahu dengan apa yang dia beritahu

“Hang jangan dok syok sendiri la, bro! Kalau hang betul-betul berani, hang cakap terus terang dengan bini hang, aku nak tengok," kata saya, sengaja mencabar.

Apa yang dikisahkan oleh rakan saya, itu adalah helah berbahasa semata-mata. Helah berbahasa tidak ada kena mengena dengan soal berani ataupun sikap jujur dan mahu berterus terang.

Helah berbahasa bagaimanapun tidak boleh dianggap sebagai bohong. Apa yang penting ialah bagi pihak yang menerima mesej itu, sama ada dapat atau tidak ‘menangkap' apa yang mahu disampaikan.

Setelah reda sedikit ketawa kami mendengar cerita rakan itu, seorang lagi rakan pula ambil alih sidang dengan cerita apa yang berlaku antara dia dengan, isterinya.

Menurut kawan yang kedua itu, pada suatu petang, tatkala dia dan isterinya duduk menghadap cawan teh dan pisang goreng, datang mood dia hendak bergurau ‘kasar’ dengan isterinya.

Maka, dia pun bĂ©rkata: “Orang lelaki, kaiau hanya ada satu isteri, sebenarnya masih tak cukup syarat!"

“Tak cukup syarat? Apa pasal pulak?" tanya si isteri terpinga-pinga.

Menyedari pancingnya sudah mengena, kawan saya itu menyambung: “Memanglah tak cukup syarat. Nama pun is three, mestilah tiga. Kalau is one baru satu, is two masih tak cukup. Hanya is three baru cukup."

Yakin hujahnya itu masih boleh dilanjutkan untuk menyampaikan maksudnya yang sebenar - kerana apa yang saya tahu, dia sememangnya berhajat malah sudah ada calon pun yang memungggu - kawan saya itu tidak dapat menahanketawa kerana berasa dirinya sudah menang dalam pusingan yang pertama itu.

Namun dia tidak sedan isterinya itu sebenarnya jauh lebih bijak.

“Ok, abang tahu bahasa Inggeriskan? Dalam grammar (tata bahasa) bahasa Inggeris, ada singular (tunggal), ada plural (lebih daripada satu). Kalau singular macam mana abang, apa beza singular dengan plural?"

Maka dijawab oleh si suami dengan penuh yakin, “Kalau singular, tak ada ‘s'. Kalau plural, ada ‘s'."

"Ok, pandai pun abang ingatkan dah lupa."

Maka tersengih-sengihlah si suami - sebagaimana yang diakuinya kepada kami - mendengar pujian itu.

Berkata pula si isteri: “Sekarang abang ada berapa isteri?"

“Satu!"

“Abang mampu atau tidak?"

“Mampu apa? Sara awak? Tentulah mampu. Ada awak rasa tak cukup apa-apa lagi?”

“Tidaklahl Saya tanya abang mampu atau tidak? Maknanya abang mampulah ye?"

"Ye, abang mampu!"

"Ok, sekarang isteri abang ada berapa?" tanya isterinya lagi.

“Tanya lagi... satulah," jawab si suami.

“Ok, satu, mampu tidak ada ‘s' kan? Kalau lebih daripada satu?"

"Alamak! MAMPUS!"





---- sumbangan: Fauzi

Harta karun Pak Pandir

Setelah berbulan lamanya mencari harta karun di belakang rumahnya, akhirnya Pak Pandir berjaya menemukan jongkong emas seberat 15 kilogram yang tertanam di bawah jamban rumah jirannya. Dengan penuh perasaan gembira Pak Pandir membawa pulang emas tersebut.

 Sampai di rumah, tiba-tiba Pak Pandir merasa bimbang kalau-kalau sahabat baiknya Luncai mengetahui tentang harta yang dijumpainya, pasti Luncai akan mengambil emas itu. Hasil buah fikiran itiknya, Pak Pandir mendapat idea untuk menanam emas itu di taman permainan kanak-kanak di pekan berhampiran tempat tinggalnya.

Pak Pandir menggali lubang yang besar untuk memasukkan harta karunnya itu. Setelah selesai menimbus harta karunnya, bimbang hartanya diketahui orang, dia pun meletakkan papan tanda bertulis "Di sini tiada harta karun Pak Pandir". Lega hatinya, Pak Pandir pun pulang dengan perasaan gembira.

Malam itu sedang Luncai di dalam perjalanan untuk mencuri duit di masjid berhampiran, dia ternampak papan tanda Pak Pandir. Apa lagi, dia pun terus mengorek tanah dan mendapatkan emas yang tersimpan di situ. Bimbang perbuatannya diketahui Pak Pandir, untuk 'cover line', luncai menimbus semula lubang tersebut dan meletakkan satu lagi papan tanda bertulis

"BUKAN LUNCAI YANG AMBIK!".

Harga Sebentuk Cincin

Di kedai emas, ada seorang perempuan terkentut ketika menonggeng melihat cincin. Dia tersipu-sipu malu dan melihat sekeliling dan perasan ada promoter dekat belakangnya...

Promoter tu tanya la "Boleh saya bantu?"

Perempuan tu anggap promoter itu tak dengar la yang dia kentut jadi dia jawab "Berapa harga cincin ini?".

Promoter tu jawab, "Kalau tengok pun Puan boleh terkentut, saya pasti Puan akan terberak bila tau harganya".


--- sumbangan: Noor Azree Hussin